Persiapan Mengemudi yang Aman dan Nyaman Saat Mudik (1)

Ki Sigit Marsono January 20, 2019
Tradisi mudik bagi setiap orang telah menjadi ritual yang menyimpan nilai tersendiri. Dinamika mudik pun berkembang, seiring dengan pengalaman yang mengesankan maupun yang merepotkan muncul dengan pengalaman yang mengesankan maupun yang merepotkan muncul pada saat perjalanan. EHS Weekly Tips kali ini memberikan beberapa tips yang dibagi menjadi dua tulisan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda.

Apabila Anda sekeluarga berencana mudik dengan mengendarai kendaraan sendiri, maka tips berikut di bawah ini akan membantu Anda tetap nyaman meski harus berada di dalam mobil. Bukan saja bagi yang mengemudi, tapi juga para penumpangnya.
Ciptakan Suasana Layaknya Tengah Berwisata

Suasana ini akan sangat menyenangkan bagi keluarga. Apalagi saat ini, untuk berwisata perlu biaya tak murah. Saat Anda menegendarai mobil, jangan terpaku pada keinginan agar cepat sampai di tempat tujuan. Nikmati suasana alam dan lingkungan di sepanjang daerah yang Anda lalui. Karena pengalaman tersebut, khususnya bagi putra-putri Anda, tidak akan di dapat di kota-kota besar atau pelajaran di sekolah sekalipun.
 
Bentuklah Tim Kerja
Karena merupakan suatu tim, buat pembagian tugas yang jelas sehingga persiapannya pun lebih matang. Untuk ibu, misalnya bisa menyiapkan obat-obatan, peralatan makan dan minum (sendok garpu, pisau, gelas plastik, tisu, termos air panas). Atau bisa pula disiapkan minuman segar seperti air jeruk, serta makanan kecil dan buah-buah segar. Letakan perbekalan dalam keranjang/kotak di tempat yang mudah dijangkau.

Untuk bapak, tugasnya mungkin mempersiapkan kendaraan. Servislah kendaraan beberapa hari sebelum kendaraan keberangkatan. Cek alat pendingin, rem, bawa cadangan tali kipas, sekering, bola lampu, cek air aki, periksa ban mobil. Jangan lupa membawa senter dan perkakas kunci-kunci. Letakan di posisi yang mudah diambil atau kemas dalam boks khusus.
 
Saling Berganti Mengemudi
Sungguh sangat menguntungkan bila pasangan suami-istri bisa saling bergantian pegang pengemudi. Kalaupun tidak memungkinkan, usahakan yang tidak menyetir jangan tertidur. Ajak pasangan Anda mengobrol yang ringan-ringan saja. Sekaligus bisa pula mengontrol jika kendaraan melebihi batas kecepatan. Perlu diingat pula, selama perjalanan biasanya ada saja gangguan yang bisa menyulut emosi pengemudi. Nah, tugas yang tidak meyetirlah untuk meredam emosi pasangannya, sekaligus siap melayani kebutuhan makan maupun minumnya. Putarkan lagu-lagu yang tidak kelewat menghentak namun juga tidak terlalu lembut. Ini mebantu pasangan Anda mengemudi dengan tenang.
 
Pilih Waktu yang Tepat
Ada dua pilihan : malam atau siang hari. Bila Anda memilih perjalanan di siang hari, berangkatlah seusai sahur sehingga saat matahari terbit, Anda sudah berada di luar kota hingga terhindar dari kemacetan dalam kota. Keuntungan memilih perjalanan siang hari bukan hanya bisa menikmati pemandangan alam, namun juga memudahkan Anda mengatasi masalah pada kendaraan yang mungkin muncul di tengah perjalanan.


Jika berangkat malam hari, kondisi tubuh sebaiknya benar-benar prima. Cahaya lampu dari kendaraan arah berlawanan, misalnya bisa mengundang bahaya bagi yang pengemudi yang tidak terbiasa. Bila lelah atau mengantuk, lebih baik beristiahat dulu. Untuk yang mengemudi tanpa pengganti, disarankan beristirahat setiap 4 jam sekali. Jangan memaksakan diri. Pilih tempat peristirahat yang aman. Di tepi sawah, misalnya sangat menarik bagi anak-anak. Ingat, mengantuk sering jadi penyebab kecelakaan maut.
 
Mengemudilah dalam Keadaan Santai
Usahakan mengemudikan dalam keadaan santai. Duduklah dengan tegak, tapi punggung tetap bersandar dengan enak. Tak kalah pentingnya adalah posisi tangan Anda. Sebaiknya taruh tangan di bawah posisi jantung, atau di bawah dada. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa cepat lelah.
 
Makan Secukupnya Saja
Bila mengendarai kendaraan dalam jarak tempuh cukup jauh, hindari makan terlampau kenyang. Perut yang terlalu penuh akan menyebabkan cepat lelah dan mengantuk.
Hindari Minum Kopi Berlebihan

Sering untuk mengusir rasa kantuk di saat menyopir, kita minum kopi. Kenyantaannya, minuman bersoda maupun kafein tidak membantu menyegarkan badan. Lebih baik Anda minum jus jeruk yang terbaik. Hasilnya lebih oke.
 
Hiruplah Udara Segar
Jika mobil Anda berpendingin, jangan segan-segan membuka jendela sejenak. Ini sangat bermanfaat untuk mendapt udara segar dari luar. Lakukan secara berkala. Selama perjalanan sebaiknya jendela mobil tidak dalam keadaan tertutup rapat. Ini berguna untk mempertahankan sirkulasi udara dalam mobil.


Dari berbagai sumber
Penulis : Sigit marsono
HP : 081285367542
WA: 081285367542
Email : sigitmarsono@gmail.com

Menerima jasa konsultasi K3L (Keselamatan Kesehatan Kerja & Lingkungan ) Gratissss... tanpa dipungut biaya sepeserpun Bisa melalui no hp, WA atau email saya......kalo sudah mengerti sebarkan ya dan jangan lupa berbagi ilmu ke teman biar bermanfaat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »